Hujan es terjadi di kawasan industri Cikupamas Talagasari, Cikupa, Kabupaten Tangerang, Jumat, 4 april, 2018. menurut warga sekitar, hujan tersebut terjadi pada pukul 10.00 WIB sampai pukul 13.20 WIB. Menurut warga setempat kejadian ini kadang terjadi disetiap musim hujan, dan ada sebagian dari mereka berpendapat, ini merupakan pengalaman pertama bagi mereka.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan es bisa saja terjadi di peralihan musim. "Proses pembentukan awan, partikel atau kita menyebut istilah parsel udara ketika dia naik akibat proses konveksi naik ke atas. Ketika sampai, kondisinya sangat jenuh berubah menjadi butir butir awan, itu akan tumbuh. kalau proses konvektif didasar kuat dibawah, makin tebal komponen es semakin besar". Ujar Tomi. Sementara itu, Kepala Bagian Humas BMKG Hary Tirto Djatmoko Menjelaskan hujan es terjadi pada saat hujan lebat yang disertai dengan petir dan angin kencang dengan durasi singkat. "Kejadian hujan es disertai kilat atau petir dan angin kencang berdurasi singkat. lebih banyak terjadi pada masa transisi musim kemarau ke musim hujan atau sebaliknya,"kata Hary.
Sedangkan Indikasi terjadinya hujan lebat atau hujan es disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat yakni ; satu hari sebelumnya udara pada malam hari hingga pagi terasa panas dan gerah. Udara terasa panas dan gerah akibat adanya radiasi matahari yang cukup kuat ditunjukkan nilai perbedaan suhu udara antara pukul 10.00 dan 07.00 LT (>4.5C) disertai dengan kelembapan udara di lapisan 700mb (>60%). Mulai pukul 10.00 pagi terlihat tumbuh awan kumulus (awan putih berlapis). diantara tersebut ada satu jenis awan yang mempunyai batas tepinya yang sangat jelas berwarna abu abu yang dikenal dengan awan kumolonimbus. Pepohonan disekitar tempat kita berdiri ada dahan atau ranting yang mulai bergoyang cepat - terasa ada sentuhan udara dingin di sekitar tempat kita berdiri. Biasanya hujan yang pertama kali turun adalah hujan deras tiba-tiba. apabila hujannya gerimis, kejadian angin kencang jauh dari tempat kita.
Sedangkan Indikasi terjadinya hujan lebat atau hujan es disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat yakni ; satu hari sebelumnya udara pada malam hari hingga pagi terasa panas dan gerah. Udara terasa panas dan gerah akibat adanya radiasi matahari yang cukup kuat ditunjukkan nilai perbedaan suhu udara antara pukul 10.00 dan 07.00 LT (>4.5C) disertai dengan kelembapan udara di lapisan 700mb (>60%). Mulai pukul 10.00 pagi terlihat tumbuh awan kumulus (awan putih berlapis). diantara tersebut ada satu jenis awan yang mempunyai batas tepinya yang sangat jelas berwarna abu abu yang dikenal dengan awan kumolonimbus. Pepohonan disekitar tempat kita berdiri ada dahan atau ranting yang mulai bergoyang cepat - terasa ada sentuhan udara dingin di sekitar tempat kita berdiri. Biasanya hujan yang pertama kali turun adalah hujan deras tiba-tiba. apabila hujannya gerimis, kejadian angin kencang jauh dari tempat kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar